Pahit Manisnya Sebagai Agen Fast Boat Ke Gili Trawangan

Kali ini kami ingin bercerita sedikit mengenai pahit manisnya menjadi Agent Fast Boat yang melayani penyebrangan ke Gili dan Lombok. Sebelumnya saya ucapkan selamat berliburan bagi yang telah berlibur pada periode lebaran ini. Dan kami ucapkan terimakasih kepada seluruh client kami yang sudah mempercayakan pemesanan pelayanan Fast Boatnya kepada kami.

Kembali ke topik mengenai pahit manisnya penyedia layanan fast boat ke gili, tentu musim lebaran dan musim liburan merupakan salah satu rejeki bagi kami karena tentu akan meningkatnya pemesanan Tiket Fast boat melalui kami. Dan dalam melayanan tamu tamu kami yang sudah mempercayakan bookingannya ke pada kami, tentu kita akan mengalami beberapa hal yang kurang menyenangkan.

Salah satunya yang terjadi kemarin pada Client/tamu kami. Client kami dengan nama Antonio sebenarnya sudah melakukan pemesanan Fast Boat pada bulan Mei 2014 dengan tanggal keberangkatan 30 Jul 2014 dengan tujuan dari Gili Trawangan – Padang bai dan di drop ke Tune Hotel Legian. Dan bookingannya sudah kami konfirmasi dengan harga promo yang berlaku saat tanggal pemesanan tersebut. Cuma terjadi kesalahan pada kami dimana bookingan tersebut kami catat dari Bali ke Gili Trawangan (terbalik).

Pada tanggal 29 Jul 2014 tamu sorenya konfirmasi ke kami kalo bookingannya tidak masuk di Gili. Dan saya cek ternyata salah booking. dan saat ini kapal yang rencananya dinaiki Tamu kami ini (Gili – Bali) sudah over load dan sama sekali tidak bisa dimasukkan penumpang lagi (Arus Balik Periode Lebaran). Akhirnya saya sampaikan ke tamu untuk menunggu sebentar dan coba saya carikan boat lain walaupun harganya lebih mahal tetapi pihak kami (IKB Tour) yang akan menalangi atau menanggung.

Setelah saya cek ke beberapa Operator Fast Boat, ternyata semuanya bilang over load. “Aduh….” pikir saya….. Karena kehabisan akal, saya hubungi tamu dan mereka bilang “Besok saya harus ke Bali !!!”. Akhirnya sebagai tanggung jawab kami terhadap client kami, kami bilang : “Mohon maaf, karena semua boat sudah full book sebagai gantinya kami akan provide dengan menggunakan pesawat dengan biaya akan ditanggung pihak kami IKB Tour”. Saya bilang, “kita akan kasi duit untuk beli tiket pesawat dan kami akan provide ibu sampai di hotel di Bali”. Dan tamu kami setuju dengan hal itu. Dan saya minta tamu segera ke salah satu penyedia jasa tiket pesawat di Gili untuk menanyakan harga tiket pesawat. Akhirnya ada tiket pesawat Garuda Indonesia dengan harga yang cukup mahal.

Dan ternyata di tempat ini mereka bisa bantu kalo mau naik fast boat ke Bali. tetapi harga fast boat yang ditawarkan 2x lipat dari harga biasanya. Tetapi jatuhnya tetap lebih murah dibandingkan jika kita provide lewat pesawat. Akhirnya saya suruh ambil layananan fast boat dan kami yang akan menanggung kekurangan biayanya.

Akhirnya terpaksa kita transfer uang ke tamu (biasanya client kita yang transfer duit ke kita, sekarang terbalik). Akhirnya bereslah permasalahannya walau kami harus menalangi sekitar Rp. 500.000. Biasanya dapat komisi, tetapi ini kebalik jadi norok. Tetapi itulah bentuk tanggung jawab kami terhadap client kami jika memang terjadi permasalahan yang merupakan kesalahan kami.

Satu prinsip kami : Dalam bisnis harus bertanggung jawab atas kesalahan kita… Itu untuk menjaga kepercayaan orang kepada kita… Jangan ambil manisnya aja, trus sampahnya dibuang sembarang… Menikmati buahnya, sampahnya tolong dibungkus dibuang ke tong sampah…

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *